Bupati Halmahera Selatan Paparkan Rencana Aksi Smart Archipelago dalam Forum KPPD 2026
JAKARTA – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, memaparkan Rencana Aksi Senyum Saruma – Smart Archipelago dalam Forum Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Jakarta.

Rencana aksi yang mengusung tema “Smart Archipelago: Solusi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan” tersebut merupakan gagasan strategis Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam merespons karakter geografis daerah sebagai wilayah kepulauan, sekaligus mengoptimalkan potensi agromaritim dan pariwisata sebagai bagian dari penguatan pembangunan daerah.

Dalam paparannya, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menekankan pentingnya pembangunan yang dilaksanakan secara terukur, terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan. Konsep Smart Archipelago diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antarpulau melalui konektivitas fisik dan digital, peningkatan pelayanan publik, pengembangan ekonomi, serta penguatan sektor pariwisata dalam satu ekosistem pembangunan.

Konsep tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah dan potensi yang dimiliki Kabupaten Halmahera Selatan. Pendekatan Smart Archipelago tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga diarahkan untuk menghubungkan potensi wilayah, sumber daya, masyarakat, dan aktivitas ekonomi sehingga dapat dikembangkan secara terpadu.

Dalam Rencana Aksi Senyum Saruma – Smart Archipelago, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan mengembangkan lima zona agromaritim, yaitu Bacan–Kasiruta–Botanglomang, Makian–Kayoa, Gane–Joronga, Pulau Obi, serta Bacan Timur–Mandioli.

Pembagian zona tersebut disusun dengan memperhatikan karakteristik, potensi, dan keunggulan masing-masing wilayah. Pendekatan berbasis kawasan diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi daerah secara lebih terarah sekaligus memperkuat konektivitas dan keterpaduan pembangunan antarkawasan.

Selain pengembangan agromaritim, sektor pariwisata bahari menjadi salah satu bagian strategis dalam konsep Smart Archipelago. Halmahera Selatan memiliki beragam potensi destinasi wisata yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan pariwisata berkelanjutan, antara lain Pulau Widi, Pulau Nusara, Pulau Gura Ici, serta kawasan wisata sejarah dan religi Kesultanan Bacan.

Pengembangan sektor pariwisata diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan daya tarik destinasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas usaha, pemberdayaan masyarakat lokal, pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan konektivitas antarwilayah.

Untuk mendukung pelaksanaan rencana aksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan juga mendorong pendekatan Hexahelix melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan pariwisata dan ekonomi daerah dapat dilaksanakan secara terpadu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Paparan Rencana Aksi Senyum Saruma – Smart Archipelago dalam Forum KPPD Tahun 2026 selanjutnya mendapat pembahasan dan masukan dari Baroto S. Sidharto, M.Si., Analis Kebijakan Ahli Madya pada Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, serta Ernest Rakiunang, M.Si., Analis Kebijakan Ahli Madya pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba turut didampingi oleh Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif, Sekretaris BKPSDM, serta Sekretaris Bapperida Kabupaten Halmahera Selatan.

Rencana Aksi Senyum Saruma – Smart Archipelago diarahkan pada tiga tujuan utama, yaitu penguatan ekonomi daerah, tata kelola pemerintahan yang inovatif, serta pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Pelaksanaannya akan didukung dengan indikator yang terukur serta monitoring dan evaluasi secara berkala.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus mampu menjawab karakteristik Halmahera Selatan sebagai wilayah kepulauan dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki setiap kawasan.

Melalui Rencana Aksi Senyum Saruma – Smart Archipelago, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berkomitmen mendorong terwujudnya pembangunan kepulauan yang cerdas, terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sektor agromaritim dan pariwisata sebagai bagian dari upaya mewujudkan Halmahera Selatan yang adil, maju, dan berkelanjutan.
(Diskominfo hal-se)