Labuha, 17 Agustus 2026 — Di tengah pelaksanaan kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Desa Marabose, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat pelayanan dasar dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi melalui penghargaan dari BKKBN Provinsi Maluku Utara yang diberikan kepada Kepala Desa Marabose, Wusta Sy. Soleman, S.T., NL.P, bersama Ketua TP-PKK Desa Marabose, Ny. Mahrani Wusta, S.Keb., atas kontribusi sebagai Orang Tua Asuh dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Desa Marabose.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas peran aktif Pemerintah Desa Marabose dan TP-PKK dalam mendukung program percepatan penurunan stunting melalui penguatan peran keluarga, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan dasar ibu dan anak.

Bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, capaian tersebut tidak semata-mata dilihat dari penghargaan yang diterima, tetapi lebih jauh menjadi indikator tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu hamil, bayi, dan balita.

Ketua TP-PKK Desa Marabose, Ny. Mahrani Wusta, S.Keb., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang semakin aktif mengikuti pelayanan Posyandu. Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun sistem pencegahan stunting yang dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui kolaborasi di tingkat desa.

Salah satu langkah inovatif yang dikembangkan Pemerintah Desa Marabose adalah memberikan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan bagi ibu hamil yang aktif mengikuti Posyandu dan memilih persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan. Melalui koordinasi pemerintah desa, dokumen administrasi kependudukan, seperti Kartu Keluarga dan akta kelahiran, diberikan secara gratis sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

Selain pelayanan administrasi kependudukan, TP-PKK bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) secara aktif melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang mengalami persoalan gizi. Apabila ditemukan anak yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus, dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa untuk memberikan intervensi serta dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Kepala Desa Marabose, Wusta Sy. Soleman, S.T., NL.P., mengapresiasi kerja sama TP-PKK, Tim Pendamping Keluarga, kader Posyandu, serta seluruh masyarakat yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di desa.

Menurutnya, penghargaan yang diterima merupakan hasil dari kerja bersama seluruh unsur masyarakat dan tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi yang dibangun secara berkelanjutan.

“Kolaborasi dan inovasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Setiap program yang dilaksanakan harus memberikan manfaat nyata, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar ibu dan anak serta pencegahan stunting,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi pelayanan yang dikembangkan di tingkat desa sebagai bagian dari upaya mendukung agenda pembangunan daerah, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan percepatan penurunan stunting.

Penghargaan dari BKKBN Provinsi Maluku Utara diharapkan menjadi motivasi bagi Pemerintah Desa Marabose untuk terus memperkuat pelayanan berbasis masyarakat. Dalam menghadapi keterbatasan sumber daya dan tuntutan efisiensi, Pemerintah Desa bersama TP-PKK tetap berkomitmen memastikan setiap program pembangunan memiliki manfaat yang terukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penguatan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, peningkatan pelayanan Posyandu, serta pencegahan stunting akan terus menjadi bagian penting dari pembangunan desa yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan.

(Diskominfo Halsel)