Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan Usung Pala sebagai Ikon Booth dan Konsep Agromaritim pada APKASI Otonomi Expo 2026

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Pemkab Halsel) menampilkan konsep agromaritim dalam keikutsertaannya pada APKASI Otonomi Expo 2026 di Jakarta. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam memperkenalkan potensi unggulan daerah, memperluas jejaring kerja sama antardaerah, sekaligus membuka akses investasi dan pengembangan ekonomi daerah.

Konsep agromaritim diwujudkan melalui desain booth Kabupaten Halmahera Selatan yang menjadikan buah pala sebagai ikon utama. Pala dipilih sebagai representasi kekayaan sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi bagian dari potensi unggulan daerah untuk diperkenalkan kepada masyarakat, pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun calon investor.

Koordinator Tim APKASI Otonomi Expo Kabupaten Halmahera Selatan, Nasir J. Koda, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Halmahera Selatan, menjelaskan bahwa konsep yang diusung merupakan gambaran atas potensi daerah yang memiliki kekuatan pada sektor agro dan maritim.

“Tema yang kami usung tahun ini adalah agromaritim. Karena itu, pala menjadi ikon. Kami mencoba membangun stan dengan buah pala sebagai ikon utama,” jelas Nasir.

Menurutnya, keikutsertaan Kabupaten Halmahera Selatan pada APKASI Otonomi Expo 2026 tidak hanya dimaknai sebagai partisipasi dalam kegiatan pameran antardaerah, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk membawa berbagai potensi daerah ke tingkat nasional.

Berbagai potensi unggulan Kabupaten Halmahera Selatan, mulai dari sektor pertanian dan perkebunan, kelautan dan perikanan, pariwisata, perdagangan, hingga peluang investasi, ditampilkan dalam satu konsep yang terintegrasi.

“Potensi dan peluang investasi akan kita tampilkan di sini guna membuka peluang maupun akses. Tentunya ini menjadi momen yang sangat strategis bagi Halmahera Selatan,” ujar Nasir.

Keterlibatan Lintas Perangkat Daerah

Untuk memperkuat promosi potensi daerah, keikutsertaan Kabupaten Halmahera Selatan dalam APKASI Otonomi Expo 2026 melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dinas Perikanan dan Kelautan menampilkan berbagai potensi unggulan daerah di sektor kelautan dan perikanan sebagai bagian dari kekuatan maritim Halmahera Selatan. Sementara Dinas Pertanian dan Perkebunan memperkenalkan potensi sektor agro, termasuk komoditas unggulan yang menjadi bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat.

Pada sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Selatan turut memperkenalkan beragam destinasi wisata, kekayaan alam, serta peluang pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu potensi ekonomi daerah.

Selanjutnya, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi turut berperan dalam menampilkan potensi perdagangan, produk unggulan daerah, serta peluang pengembangan usaha dan ekonomi masyarakat.

Untuk pertama kalinya, Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan juga turut mengambil bagian dalam APKASI Otonomi Expo. Keterlibatan tersebut merupakan bagian dari arahan Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, agar aspek transportasi dan konektivitas daerah menjadi bagian dari promosi potensi dan peluang investasi Kabupaten Halmahera Selatan.

“Dinas Perhubungan ini perdana mengikuti kegiatan APKASI Expo. Kehadiran mereka diarahkan langsung oleh Bupati Bassam untuk ikut dalam expo ini,” kata Nasir.

Keterlibatan sektor transportasi dinilai penting mengingat konektivitas merupakan salah satu faktor pendukung dalam pengembangan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan karakteristik wilayah Halmahera Selatan yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan, dukungan konektivitas dan akses transportasi menjadi bagian penting dalam menghubungkan pusat-pusat produksi dengan pasar, pelaku usaha, maupun calon investor.

Perkuat Promosi dan Akses Investasi

Melalui keterlibatan lintas sektor tersebut, booth Kabupaten Halmahera Selatan diharapkan tidak hanya menjadi etalase potensi daerah, tetapi juga mampu memberikan gambaran yang komprehensif mengenai peluang pengembangan ekonomi dan investasi di Halmahera Selatan.

Selain pameran, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan juga berpartisipasi dalam Forum Kerja Sama Antardaerah dan Forum Business Matching. Kedua forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperluas komunikasi dan membangun peluang kerja sama yang lebih konkret dengan berbagai pihak.

“Kita akan tampil di dua forum, yaitu forum kerja sama antardaerah dan business matching. Kita akan mempresentasikan beberapa potensi dan keunggulan-keunggulan kabupaten,” ungkap Nasir.

Melalui Forum Business Matching, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan akan memperkenalkan berbagai potensi dan peluang investasi secara langsung kepada calon mitra dan investor. Forum tersebut diharapkan dapat mendorong promosi daerah menuju pembahasan kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Sementara itu, Forum Kerja Sama Antardaerah menjadi ruang untuk memperluas jejaring Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dengan pemerintah daerah lainnya, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam berbagai sektor pembangunan.

Agromaritim sebagai Kekuatan Ekonomi Daerah

Konsep agromaritim yang diusung Kabupaten Halmahera Selatan mencerminkan karakteristik dan keunggulan daerah yang memiliki potensi besar pada sektor pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan.

Potensi tersebut kemudian diperkuat oleh sektor pariwisata, perdagangan, transportasi, serta investasi yang memiliki keterkaitan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, penggunaan buah pala sebagai ikon booth bukan sekadar elemen visual, tetapi menjadi simbol kekayaan komoditas daerah yang memiliki nilai ekonomi dan potensi untuk dikembangkan serta diperkenalkan ke pasar yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap keikutsertaan dalam APKASI Otonomi Expo 2026 dapat memberikan dampak positif bagi daerah, terutama dalam memperluas akses kerja sama, meningkatkan jejaring investasi, memperkenalkan produk dan potensi unggulan daerah, serta membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat.

Pemkab Halmahera Selatan juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap keikutsertaan daerah dalam kegiatan tersebut.

“Saya juga berharap doa dan dukungan dari warga masyarakat Halmahera Selatan,” pungkas Nasir.

Keikutsertaan Kabupaten Halmahera Selatan dalam APKASI Otonomi Expo 2026 merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin untuk terus memperkenalkan potensi daerah, memperkuat konektivitas dan jejaring kerja sama, serta mendorong terbukanya peluang investasi yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Halmahera Selatan.
(Diskominfo Hal-Sel)