Labuha- Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) provinsi Maluku Utara (Malut) saat ini masih mengalami kekurangan tenaga pendidikan baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Halsel, Umar Iskandar Alam, Selasa (21/11/2017) mengakui, saat ini Halsel masih membutuhkan kurang lebih 2000 guru.

Menurut Umar, dengan estimasi jumlah guru saat ini, di Halsel yang mencapai angka 2000 ditambah Guru Halsel Cerdas sebanyak 1.346 maka, wilayah dengan 30 kecamatan itu, masih mengalami kekurangan sekitar 2000 guru.

Dia menambahkan, jika dalam rekrutmen CPNS, ada jatah Halsel untuk formasi guru, maka dapat dipastikan, kekurangan guru di Halsel akan terpenuhi.

Saat ini, lanjutnya, dari 30 kecamatan di wilayah Halsel, terdapat 288 SD dan 117 SMP. “Dengan banyaknya sekolah,, maka sangat membutuhkan tambahan guru terutama guru bidang studi,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dirilis Dindikbud, jumlah ruang belajar pada 288 SD sebanyak 1.778 unit, sementara dari 117 SMP terdapat 490 ruang belajar.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *