Labuha-Dalam rangka mempercepat implementasi e-government di Kabupaten Halmahera Selatan,(Halsel) maka Pemerintah Daerah melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Halsel menyelenggarakan kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) Rencana Induk Pengembangan E-Goverment yang diselenggarakan di Canga Matau kawasan Hutan Karet.Selasa, (28/11/17).

Sebagaimana diketahui e-Government merupakan sebuah terobosan pemerintah untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang berbasis teknologi informasi (TI).

Sekertaris Daerah Helmi Surya Botutihe, dalam sambutan pembukaan memaparkan bahwa penerapan e-government ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih efektif dan efisien.

” Zaman sekarang sudah berubah, dimana penggunaan IT sudah menjadi keniscayaan, jadi budaya kita yang serba manusia harus segera kita rubah agar kita tidak ketinggalan zaman. Pola pikir dan cara kerja kita yang santai dan tidak profesional harus dirubah”, ujar Helmi, pria asal Gorontalo ini.
Untuk memayungi pelaksanaan implementasi e-gover ment ini membutuhkan perangkat regulasi yang mengaturnya. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah memiliki Peraturan Kepala Dearah Nomor 18 tahun 2017 tentang pengembangan E-Goverment.

“Dengan adanya Rencana Induk E-Government ini dan Perkada Nomor 18 Tahun 2017, maka seluruh SKPD diharapkan bisa menyesuaikan dan mengintegrasikan aplikasi yang akan digunakannya”, ungkap Sutego, ST, Sekretaris Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian

“Mudah-mudahan dengan E-Goverment ini kerja-kerja kita semakin efektif,” harap Helmi

Kegiatan ini diisi oleh pemaparan Rencana Induk E-Government dan Sosialisasi Perkada Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pengembangan E- Government oleh Sutego, ST selaku Sekretaris Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian dan Yudhi Eka Prasetia, S.Si, M.Si selaku Kabid LPSE.
Sementara kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan SKPD dan Kasubag Perencanaan masing-masing SKPD. (diskominfo halsel) 

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *